Setelah siap dengan posisinya, Mina bertanya dengan lembut, "Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?"Saat melihat posturnya masih belum tepat, aku berdiri di belakang untuk membantu membungkukkan tubuhnya. "Condongkan pinggang sedikit lagi ke depan, dan arahkan kedua lengan lurus ke depan dengan tenaga."Mina mencondongkan pinggangnya dengan keras, bokongnya langsung mengenai bagian intimku. Sensasi itu begitu lembut dan halus. Sekujur tubuhku sampai terasa panas karenanya. Yang membuatku lebih kegirangan adalah, Mina sama sekali tidak merasa tidak nyaman. Sebaliknya, dia malah mencondongkannya dengan lebih kuat lagi.Bahkan, dia menggeliat sejenak. Gesekan itu terasa bagaikan dialiri sengatan listrik yang merangsang otakku. Sementara itu, Mina juga sepertinya sangat menikmati kesenangan ini."Papa Jordan, poseku ini benar nggak?"Aku hampir tidak bisa menahan diri lagi, lalu akhirnya buru-buru berkata, "Sudah oke, langsung lompat saja."Mina sama sekali tidak takut. Dia langsung m
Magbasa pa