Masuk"Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?" Di kolam renang, aku mengajarkan posisi yang benar kepada putri angkatku saat turun ke air. Saat membungkuk, bokongnya terangkat tinggi dan tidak sengaja menyentuh daerah intimku. Rasanya begitu menggelitik, tubuhku bagaikan dialiri sengatan listrik. Yang membuatku lebih kegirangan lagi adalah, karena gerakannya yang belum mahir, dia melompat sekuat tenaga hingga celana renangnya sempat melorot. Aku menerjang untuk menolongnya. Dia berusaha sekuat tenaga untuk meronta dan memelukku dengan kuat hingga tubuh bagian bawahnya menempel erat. Sementara itu, ayah kandungnya melihat semuanya dari samping.
Lihat lebih banyakDipermalukan Komar seperti itu di hadapan semua orang, aku merasa harga diriku diinjak-injak. "Komar, kenapa kamu ngomong sembarangan? Apa maksudnya aku ini munafik?"Mungkin karena terlalu dikuasai amarah, Komar langsung membeberkan masalah kami berdua."Jordan, nggak usah pura-pura. Kamu sering pergi ke spa prostitusi denganku. Kamu sering panggil terapis yang namanya Aiko itu. Bulan lalu aku masih lihat kamu bermesraan sama wanita itu dia dalam ruangan. Kamu selingkuh di belakang istrimu, sekarang bahkan mau menipu putriku. Kamu ini nggak ada hati nurani lagi ya?!"Sekujur tubuhku terasa tegang, keringat dingin membanjiri punggungku. Setelah masalah mengenai Aiko dibongkar oleh Komar, istriku langsung memelototiku dengan marah dan wajah memucat. Aku juga tidak gentar saat menghardiknya kembali, "Komar, jangan kira kamu ini suci. Kamu sering transfer uang ke guru yoga, kamu kira aku nggak tahu?"Komar langsung tertegun dan tangannya yang dikepalkan langsung mengendur."Nggak usah bah
"Aku salah. Maaf, Sayang. Kejadiannya nggak seperti yang kamu bayangkan."Istriku menunjuk ke arahku sambil memaki, "Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri! Apa lagi yang masih mau kamu bantah?"Seluruh tubuhnya gemetar, seolah-olah baru saja melihat neraka.Mina mengenakan kembali pakaiannya dengan perlahan, lalu melirik istriku dengan pandangan menghakimi. Saat melihat tubuh istriku yang agak gemuk dan tidak memesona, dia tak kuasa tersenyum mengejek."Kampungan sekali pakaiannya, pantas saja nggak memikat." Suaranya begitu pelan, tetapi terasa bagaikan palu gada yang menghantam di telinga istriku.Wajah istriku langsung menjadi merah padam dan mulai menangis, "Kamu ... apa kamu bilang?!"Aku buru-buru mencegat Mina, "Jangan ngomong sembarangan!"Meski istriku memang sudah berusia, bagaimanapun kita ini adalah pasangan sah. Aku tidak mungkin merendahkannya di hadapan semua orang. Aku mengadang di hadapan istriku, mencoba untuk meredakan situasi yang canggung ini.Istriku melihat
Melihat aku terus memelototi jari kakinya, Mina tersenyum. "Papa Jordan, kamu sesuka itu sama kakiku, ya?"Dipergoki langsung olehnya, aku merasa cukup canggung. Aku pun mengalihkan pandangan dengan kikuk dan berdeham dua kali untuk menutupi rasa malu. Dia malah tertawa pelan, lalu mengaitkan kakinya di kakiku. "Kalau begitu, lain kali kuperlihatkan sampai puas?"Dalam hatiku merasa kegirangan. Namun, istriku masih di dalam kamar. Mana mungkin aku melakukan hal seperti itu?Aku buru-buru bertanya, "Kenapa kamu datang ke rumahku selarut ini? Ada urusan apa?"Mina berjalan ke arah sofa dan duduk. Kedua kakinya langsung dinaikkan ke meja teh. Kakinya yang mungil terpampang di hadapanku."Tentu saja aku datang untuk berterima kasih sudah mengajariku berenang tadi siang."Melihat Mina datang dengan tangan kosong dan bahkan duduk seperti tuan rumah, dia tidak terlihat seperti datang untuk mengucapkan terima kasih. Aku bertanya dengan jahil, "Jadi, gimana kamu mau balas budi?"Tak disangka, M
Mengingat gerakan saat di dalam air tadi, aku masih terus terngiang-ngiang dengan perasaannya. Sekujur tubuhku terasa menggelitik.Mina berkata, "Semua ini karena Papa Jordan pintar mengajar. Ke depannya harus ajari aku lagi kalau ada waktu, ya."Saat berbicara, Mina mengedipkan matanya sekilas. Aku langsung mengerti bahwa dia sangat menikmati perasaan tadi dan bahkan masih menginginkan sentuhan intim tadi. Hanya saja, yang membuatku merasa aneh adalah, padahal Mina sangat cantik, seharusnya ada banyak pria yang mendekatinya. Kenapa dia bisa suka padaku?Apa aku benar-benar punya pesona sebesar itu?Semakin dia mendekat, aku merasa semakin ada rahasia di balik semua ini.Sorenya, kami terus bermain di dalam air. Aku dan Mina semakin kerap bersentuhan. Setiap kali aku memegang pinggangnya, setiap gerakannya seolah memang direncanakan. Dia menggunakan alasan belajar untuk mendekatiku. Napasnya menyapu area leherku, ujung jarinya mengelus pelan lenganku.Komar yang berdiri di samping meli
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.