แชร์

Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku
Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku
ผู้แต่ง: Richy

Bab 1

ผู้เขียน: Richy
"Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?"

Di kolam renang, aku mengajarkan posisi yang benar kepada putri angkatku saat turun ke air. Saat membungkuk, bokongnya terangkat tinggi dan tidak sengaja menyentuh daerah intimku.

Rasanya begitu menggelitik, tubuhku bagaikan dialiri sengatan listrik. Yang membuatku lebih kegirangan lagi adalah, karena gerakannya yang belum mahir, dia melompat sekuat tenaga hingga celana renangnya sempat melorot.

Aku menerjang untuk menolongnya. Dia berusaha sekuat tenaga untuk meronta dan memelukku dengan kuat hingga tubuh bagian bawahnya menempel erat.

Sementara itu, ayah kandungnya melihat semuanya dari samping.

....

Namaku adalah Jordan, seorang ahli bedah.

Setelah bertahun-tahun menikah dengan istriku, aku merasa hampa saat berhubungan dengannya setiap malam. Saat ini aku sedang berada dalam usia prima. Api gelora dalam hatiku yang membara, tidak bisa tersalurkan sama sekali. Rasanya begitu menderita jika harus menahannya setiap hari.

Sering kali, aku berimajinasi dengan anak perempuan temanku, lalu menuntaskan hasratku sendiri. Hanya dengan begitulah, aku baru bisa merasakan kenikmatan sebagai seorang pria.

Nama anak perempuan temanku adalah Mina. Dia baru genap berusia 18 tahun. Perkembangan tubuhnya benar-benar sempurna.

Dada dan bokongnya begitu montok, kakinya juga ramping dan jenjang. Sayangnya, aku terlahir 20 tahun lebih awal darinya. Kalau tidak, aku pasti akan memacarinya dan menikmati tubuhnya itu.

Akhir pekan ini, temanku, Komar, mengajakku pergi ke kolam berenang. Dia juga mengatakan akan membawa putrinya. Saat membayangkan putrinya mengenakan baju renang, aku benar-benar takut diriku akan kehilangan kendali.

Melihat aku ragu-ragu, Komar akhirnya berkata, "Jordan, kamu ini takut apaan, sih? Putriku ini 'kan anak angkatmu juga? Kenapa kamu segan sekali."

Aku hanya tersenyum tanpa berbicara. Dia mengira aku menolaknya karena ingin membatasi diri agar tidak digosipkan. Tentu saja, aku tidak bisa menceritakan isi hatiku yang sesungguhnya padanya. Pada akhirnya, aku akhirnya setuju.

"Boleh, kebetulan aku lumayan jago berenang. Nanti aku ajarin sedikit teknik sama Mina."

Setibanya di kolam renang, Mina datang menghampiriku mengenakan bikini dua potong. Dia menyapaku dengan ramah, "Halo, Papa Jordan! Ini pertama kalinya aku berenang, jadi kamu harus ajari aku, ya!"

Kulitnya yang putih mulus, kakinya yang ramping, serta payudaranya yang montok, terpampang nyata di hadapanku begitu saja. Selain itu, jarak kami sangat dekat!

Ingin sekali rasanya aku mengangkat kedua kakinya di atas bahuku dan menghunjamnya dengan kasar. Aku berusaha menahan diri untuk tidak melirik area intimnya dan terus-menerus mengingatkan diriku dalam hati.

Komar sedang berdiri di sampingku. Aku tidak boleh menyimpan niat buruk seperti itu.

"Oke, kalian tunggu sebentar. Aku ganti pakaian renang dulu."

Saat berjalan masuk ke ruang ganti dan mengenakan celana renang, aku baru menyadari bahwa bagian bawahku telah mengeras. Begitu berbalik, aku melihat pakaian dalam Mina yang baru ditanggalkannya.

Seketika, hatiku langsung bergetar.

Saat ini, tidak ada seorang pun di dalam ruang ganti. Aku memungut penutup payudaranya dan menghirupnya dengan sekuat tenaga.

"Ah ...." Aku menghela napas panjang, mengagumi betapa memikatnya wangi tubuh seorang gadis berusia 18 tahun.

Setelah merasakan kenikmatannay sesaat, aku segera menaruh kembali pakaian dalam itu. Namun, aku baru menyadari bahwa di bawahnya masih ada sepasang stoking jaring.

Tak disangka, Mina yang berwajah polos itu bisa mengenakan stoking seksi seperti ini. Aku memungut dan menjilatnya sejenak. Rasanya begitu pas. Hanya dengan sekali mencicipinya, hasrat dalam hatiku seakan membeludak.

Akan tetapi, aku malah tidak bisa melampiaskannya. Saat ini, sekujur tubuhku terasa seperti akan meledak.

Setelah keluar dari ruang ganti, aku melihat jumlah orang di seluruh kolam renang tidak banyak, dan semuanya tersebar berjauhan.

Saat melihatku, Mina langsung memelototi celana renangku dengan sorot mata yang tampak antusias. Aku menunduk sekilas, lalu menyadari bahwa ternyata kejantananku masih belum mereda. Bagian itu masih tampak menggembung dan besar.

Aku merasa canggung sejenak. Wajahku terasa panas dan sekujur tubuhku merinding hebat. Aku buru-buru menata kembali bagian intimku, lalu berjalan ke arah Komar dan Mina.

Komar tersenyum sambil mengingatkan, "Jordan, kamu tahan sedikit, dong. Mina masih di sini, memalukan sekali."

Komar memang biasanya bercanda bebas denganku, jadi dia tidak marah. Bahkan, dia tertawa dan mencoba mencairkan suasana. Aku tersenyum canggung. Baru saja aku hendak menjelaskan, Komar tiba-tiba melompat ke kolam.

Komar langsung menyelam lebih dulu. Dia berenang sangat cepat dan sudah sampai di seberang dalam sekejap. Aku baru saja bersiap turun ke air, ketika Mina tiba-tiba menarikku.

Tangannya sangat lembut saat meraba di tubuhku. Begitu menoleh, aku melihatnya berkata dengan manja, "Papa Jordan, ajari aku berenang, ya? Aku nggak bisa berenang."

Melihat tubuhnya yang lembut dan halus, disertai dengan suaranya yang begitu manja, rasanya tubuhku akan meleleh kapan saja. Mana mungkin aku tega menolaknya?

"Oke, aku ajari kamu gimana turun ke air dulu. Kamu membungkuk dan bokongmu angkat tinggi. Kedua tangan diulurkan ke depan. Ingat, postur tubuhnya jangan kaku, harus rileks."

Mina menuruti instruksiku untuk membungkuk dan mengangkat bokongnya.

Pakaian renangnya terlalu minim. Begitu membungkuk, aku langsung bisa melihat seluruh tubuhnya. Apalagi di bagian bokong, aku bahkan bisa melihat jelas garis belahannya. Pemandangan itu membuat tubuhku terasa panas. Aku berusaha menelan ludah untuk meredam kebengisan dalam hatiku.

อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป

บทล่าสุด

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 7

    Dipermalukan Komar seperti itu di hadapan semua orang, aku merasa harga diriku diinjak-injak. "Komar, kenapa kamu ngomong sembarangan? Apa maksudnya aku ini munafik?"Mungkin karena terlalu dikuasai amarah, Komar langsung membeberkan masalah kami berdua."Jordan, nggak usah pura-pura. Kamu sering pergi ke spa prostitusi denganku. Kamu sering panggil terapis yang namanya Aiko itu. Bulan lalu aku masih lihat kamu bermesraan sama wanita itu dia dalam ruangan. Kamu selingkuh di belakang istrimu, sekarang bahkan mau menipu putriku. Kamu ini nggak ada hati nurani lagi ya?!"Sekujur tubuhku terasa tegang, keringat dingin membanjiri punggungku. Setelah masalah mengenai Aiko dibongkar oleh Komar, istriku langsung memelototiku dengan marah dan wajah memucat. Aku juga tidak gentar saat menghardiknya kembali, "Komar, jangan kira kamu ini suci. Kamu sering transfer uang ke guru yoga, kamu kira aku nggak tahu?"Komar langsung tertegun dan tangannya yang dikepalkan langsung mengendur."Nggak usah bah

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 6

    "Aku salah. Maaf, Sayang. Kejadiannya nggak seperti yang kamu bayangkan."Istriku menunjuk ke arahku sambil memaki, "Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri! Apa lagi yang masih mau kamu bantah?"Seluruh tubuhnya gemetar, seolah-olah baru saja melihat neraka.Mina mengenakan kembali pakaiannya dengan perlahan, lalu melirik istriku dengan pandangan menghakimi. Saat melihat tubuh istriku yang agak gemuk dan tidak memesona, dia tak kuasa tersenyum mengejek."Kampungan sekali pakaiannya, pantas saja nggak memikat." Suaranya begitu pelan, tetapi terasa bagaikan palu gada yang menghantam di telinga istriku.Wajah istriku langsung menjadi merah padam dan mulai menangis, "Kamu ... apa kamu bilang?!"Aku buru-buru mencegat Mina, "Jangan ngomong sembarangan!"Meski istriku memang sudah berusia, bagaimanapun kita ini adalah pasangan sah. Aku tidak mungkin merendahkannya di hadapan semua orang. Aku mengadang di hadapan istriku, mencoba untuk meredakan situasi yang canggung ini.Istriku melihat

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 5

    Melihat aku terus memelototi jari kakinya, Mina tersenyum. "Papa Jordan, kamu sesuka itu sama kakiku, ya?"Dipergoki langsung olehnya, aku merasa cukup canggung. Aku pun mengalihkan pandangan dengan kikuk dan berdeham dua kali untuk menutupi rasa malu. Dia malah tertawa pelan, lalu mengaitkan kakinya di kakiku. "Kalau begitu, lain kali kuperlihatkan sampai puas?"Dalam hatiku merasa kegirangan. Namun, istriku masih di dalam kamar. Mana mungkin aku melakukan hal seperti itu?Aku buru-buru bertanya, "Kenapa kamu datang ke rumahku selarut ini? Ada urusan apa?"Mina berjalan ke arah sofa dan duduk. Kedua kakinya langsung dinaikkan ke meja teh. Kakinya yang mungil terpampang di hadapanku."Tentu saja aku datang untuk berterima kasih sudah mengajariku berenang tadi siang."Melihat Mina datang dengan tangan kosong dan bahkan duduk seperti tuan rumah, dia tidak terlihat seperti datang untuk mengucapkan terima kasih. Aku bertanya dengan jahil, "Jadi, gimana kamu mau balas budi?"Tak disangka, M

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 4

    Mengingat gerakan saat di dalam air tadi, aku masih terus terngiang-ngiang dengan perasaannya. Sekujur tubuhku terasa menggelitik.Mina berkata, "Semua ini karena Papa Jordan pintar mengajar. Ke depannya harus ajari aku lagi kalau ada waktu, ya."Saat berbicara, Mina mengedipkan matanya sekilas. Aku langsung mengerti bahwa dia sangat menikmati perasaan tadi dan bahkan masih menginginkan sentuhan intim tadi. Hanya saja, yang membuatku merasa aneh adalah, padahal Mina sangat cantik, seharusnya ada banyak pria yang mendekatinya. Kenapa dia bisa suka padaku?Apa aku benar-benar punya pesona sebesar itu?Semakin dia mendekat, aku merasa semakin ada rahasia di balik semua ini.Sorenya, kami terus bermain di dalam air. Aku dan Mina semakin kerap bersentuhan. Setiap kali aku memegang pinggangnya, setiap gerakannya seolah memang direncanakan. Dia menggunakan alasan belajar untuk mendekatiku. Napasnya menyapu area leherku, ujung jarinya mengelus pelan lenganku.Komar yang berdiri di samping meli

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 3

    Mina ini benar-benar gadis muda yang lentur! Terutama, bagian intimnya juga masih sangat rapat dan lembut. Tanpa sadar, aku mengerahkan seluruh tenagaku. Aku terus mendorongnya dari belakang, sedangkan kedua tanganku menopang pinggangnya yang ramping agar dia tidak tenggelam.Sekujur tubuh Mina benar-benar lemas dan rileks. Gerakannya ini hanya bergantung pada doronganku dari belakang sepenuhnya. Dia terus mendesah lirih, "Papa, lebih cepat!"Aku melihat Komar yang sedang melihat kami dari seberang, jaraknya semakin lama semakin jauh. Jika Komar sampai menyadari hal ini, mungkin dia akan mengulitiku habis-habisan.Mina menatapku dengan kebingungan."Kenapa, Papa Jordan? Nanti kalau sudah sampai di seberang, kita tinggal berpisah saja, 'kan?"Aku menunjuk ke belakangnya dan berkata, "Celana kita masih di belakang! Kalau sampai ketahuan sama ayahmu, dia pasti akan menyadarinya!"Mina hanya bergumam, "oh", lalu berbalik arah dengan patuh. Aku berdiri di belakang sambil terus mendorongnya.

  • Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku   Bab 2

    Setelah siap dengan posisinya, Mina bertanya dengan lembut, "Papa Jordan, poseku ini sudah benar belum?"Saat melihat posturnya masih belum tepat, aku berdiri di belakang untuk membantu membungkukkan tubuhnya. "Condongkan pinggang sedikit lagi ke depan, dan arahkan kedua lengan lurus ke depan dengan tenaga."Mina mencondongkan pinggangnya dengan keras, bokongnya langsung mengenai bagian intimku. Sensasi itu begitu lembut dan halus. Sekujur tubuhku sampai terasa panas karenanya. Yang membuatku lebih kegirangan adalah, Mina sama sekali tidak merasa tidak nyaman. Sebaliknya, dia malah mencondongkannya dengan lebih kuat lagi.Bahkan, dia menggeliat sejenak. Gesekan itu terasa bagaikan dialiri sengatan listrik yang merangsang otakku. Sementara itu, Mina juga sepertinya sangat menikmati kesenangan ini."Papa Jordan, poseku ini benar nggak?"Aku hampir tidak bisa menahan diri lagi, lalu akhirnya buru-buru berkata, "Sudah oke, langsung lompat saja."Mina sama sekali tidak takut. Dia langsung m

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status