Arkan sudah menikah.Kalimat itu, atau tepatnya, pernyataan Riyanti, terus berputar di kepala Zea. Seharian penuh. Dan entah kenapa, hal ini sukses merusak mood-nya tanpa ampun.Padahal Zea tahu, ia sudah tak mencintai lelaki itu. Sejak lama. Bertahun-tahun lalu. Ia bahkan yakin, perasaannya telah selesai, tertutup rapi, disimpan di sudut terdalam yang tak perlu lagi dibuka.Namun kenyataan berkata lain. Mendengar bahwa Arkan sudah menikah tetap saja membuat dadanya nyeri, seperti ditekan pelan tapi terus-menerus.“Makanya cari pacar, Beb,” usul Nadya santai, ketika mereka bertiga nongkrong sepulang kerja.“Dikira nyari pacar kayak metik daun di kebon,” keluh Zea sambil mengaduk minumannya, es batu beradu malas di dalam gelas.“Dia beneran pura-pura nggak kenal kamu?” Vivid kembali bertanya, seolah masih belum percaya.Zea mengangguk pelan.“Iya. Datar banget. Profesional.”Ketiganya terdiam.
Last Updated : 2025-12-24 Read more