"Mungkin ada kesalahan," jawab Joshua dengan dingin dan asal. Tanpa menunggu Nadia berbicara lagi, dia juga masuk ke kamar rawat inap.Setelah melihat Rachel, Intan terlihat jauh lebih bersemangat. Dia meraih tangan Rachel dan menghujani Rachel dengan pujian. Dia mengatakan bahwa Rachel terlihat lebih cantik dari sebelumnya.Namun, kali ini, Rachel dapat dengan jelas merasakan kata-kata Intan sedikit dibuat-buat. Ketika dia dan Joshua masih bersama, Intan sering membela mereka berdua. Kini, ketulusan dan kesungguhan yang ditunjukkan Intan kepadanya dulu telah hilang."Nenek, ini beberapa suplemen yang kubawakan untuk Nenek. Nenek harus jaga diri baik-baik. Jangan marah karena masalah apa pun. Itu nggak ada gunanya," kata Rachel dengan pelan. Kepeduliannya pada Intan tetap tidak berubah.Meskipun jodoh mereka sebagai keluarga sudah berakhir, Rachel akan selalu mengingat bantuan dan perlindungan yang diberikan Intan dulu."Rachel, kamu sungguh nggak berperasaan! Dulu, Nenek begitu baik p
閱讀更多