Melihat wajah Sean yang tampan, dingin, dan terlihat sulit didekati, entah kenapa Rachel makin ingin menggodanya. Saat menonton film seperti ini, Rachel biasanya ingin merasakan sensasi menegangkan. Namun, tidak untuk malam ini. Malam ini, dia ingin melihat Sean merasakan sensasi menegangkan."Aku nggak percaya pada hantu atau dewa," ucap Sean dengan pelan. Pandangannya beralih dari layar ke wajah wanita yang mendekat. Wajah Rachel bermandikan cahaya biru, rambutnya sedikit acak-acakan, dan masih ada sedikit aura mabuk di matanya. Dia terlihat begitu cantik hingga membuat orang terpesona."Pak Sean mungkin lebih berani daripada aku. Kalau aku ketakutan dan berteriak nanti, kamu harus melindungiku!""Oke," jawab Sean. Kemudian, dia mengulurkan tangan untuk merangkul bahu Rachel dan menariknya mendekat. "Kalau nggak nyaman, kamu bisa bersandar padaku. Itu akan membuatmu merasa lebih aman." Rachel memang merasa aman. Selama berada di sisi Sean, Rachel menyadari bahwa dia tidak bisa lagi
Read more