"Mmm .... Ahh!" Tante mengeluarkan desahan ekstatis."Rangga, kenapa punyamu sebesar ini? Rasanya sangat enak."Ini pertama kalinya aku melakukan ini, perasaan ketat dan menyelubungi benar-benar menyelimutiku.Begitu halus dan lembut.Aku tidak bisa menahan diri. Menggunakan seluruh kekuatanku, seolah setiap dorongan mengenai kedalaman hati Tante."Tante, kamu begitu lembut. Aku nggak bisa menahan diri lagi."Aku mengangkat kakinya, menekan seluruh tubuhku ke tubuhnya, dan mendorong pinggulku dengan kuat.Jari-jari Tante mencengkeram punggungku erat-erat, tubuhnya semakin menegang."Rangga, aku belum pernah merasakan kenikmatan seperti ini sebelumnya, sungguh memuaskan."Kakinya melingkari punggung bawahku. Aku menusuk lebih dalam, merasakan penisku semakin dalam.Setelah dua jam penuh, akhirnya aku menarik diri, merasa sangat puas."Tante, buka mulutmu."Ia meraih penisku dan memasukkan ke dalam mulutnya.Ia menelan semua air maniku.Setelah menelan, dia bahkan menjilatnya dengan lida
Read more