Aku dan Cedrius sudah bersama selama sepuluh tahun, pertengkaran sudah menjadi hal yang biasa.Kami berdua sama-sama keras kepala, tidak ada yang mau mengalah lebih dulu.Namun seperti hari ini, dia membanting pintu dan pergi, meninggalkanku sendirian, ini adalah yang pertama kalinya.Tidak, bukan yang pertama.Aku teringat, pernah ada satu kali lagi.Saat kelulusan SMA, kelas kami mengadakan acara makan perpisahan.Waktu itu, aku dan dia sudah resmi berpacaran, sedang berada di masa paling lengket-lengketnya.Ada seorang siswa laki-laki yang kebanyakan minum, lalu bercanda mengatakan bahwa tipe seperti Rosaline, si pendiam itu, pasti nanti tidak akan laku menikah.Begitu kata-kata itu terucap, wajah Cedrius langsung memuram.Saat itu aku tidak banyak berpikir, hanya mengira dia merasa ucapan siswa itu keterlaluan. Aku bahkan masih menarik tangan Cedrius agar dirinya jangan marah.Namun Cedrius malah mengentak melepaskan tanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun.Dia meninggalkanku d
더 보기