“Kak Freya telepon siapa?”“Kakakmu.”Sara bergabung duduk di sofa ruang tamu sambil membawa semangkuk salad buah untuk disantap bersama Freya.Tak seperti lainnya yang harus pergi bekerja, Sara memang tidak memiliki agenda khusus hari ini. Oleh karena itu, dengan senang hati dia siap menemani Freya melakukan apa pun seharian penuh. “Kak Aryan bukannya lagi ada acara peresmian cabang baru Light Yakiniku?” kata Sara sebelum melahap sepotong apel dari mangkuknya.“Oh, iya. Lupa,” sahut Freya sembari menjauhkan ponselnya dari telingaSambil menyuapi Freya dengan potongan buah pir, Sara pun menyarankan, “Coba lewat Reno aja, Kak. Soalnya Kak Aryan biasanya nggak bakal …”“Eh, diangkat, nih,” ujar Freya sebelum Sara menyelesaikan kalimatnya. “Halo, Yan. Lagi sibuk, ya? Maaf …”Sementara Freya bicara dengan Aryan via telepon, Sara hanya bisa mengerjap takjub. Bukankah selama ini kakaknya pantang diganggu saat bekerja? Sulit dipercaya bahwa akhirnya ada seseorang yang mengantongi izin untuk
Last Updated : 2026-07-31 Read more