Aryan terbiasa menjadi pusat perhatian. Sejak kecil, kendati mulanya tidak dipertimbangkan menjadi pewaris perusahaan, Aryan tetap tumbuh di bawah ekspektasi tinggi keluarganya.Setelah tanggung jawab mengurus Harsa Group berujung dibebankan padanya, Aryan semakin tidak pernah lepas dari sorotan. Puluhan pasang mata yang kini menatapnya jelas cuma perkara remeh baginya.Begitu Freya menyuruhnya masuk, Aryan seketika merebut seluruh atensi yang sebelumnya tertuju pada Juan. “Dejavu nggak, sih? Momennya mirip banget kayak yang rame di sosmed.”“Wah, gila! Ini pertama kalinya aku lihat yang pegang Harsa Group. Ternyata aslinya jauh lebih ganteng!”“Sumpah, auranya awur-awuran! Cakepnya bahaya banget!”Aryan tersenyum tipis, menyambut baik setiap pujian bernada hiperbola yang ditujukan padanya. Langkahnya ringan dan tenang, sementara perhatiannya tercurahkan sepenuhnya kepada perempuan yang memintanya datang.Di antara semua orang di restoran itu, Juan tampaknya menjadi satu-satunya oran
Last Updated : 2026-07-16 Read more