Hujan mulai turun ketika konvoi kecil Raymond memasuki kawasan pelabuhan lama.Rintiknya mula-mula tipis, kemudian semakin deras, membasahi kaca mobil dan membuat lampu-lampu jalan terlihat seperti garis cahaya yang kabur. Kawasan itu sudah lama tidak digunakan. Sebagian besar bangunan gudang berdiri dalam keadaan gelap, dindingnya kusam, pintu-pintu besi dipenuhi karat, dan rumput liar tumbuh di sela-sela beton yang retak.Di kejauhan, suara ombak terdengar menghantam dinding pemecah gelombang.Raymond duduk diam di kursi belakang.Tangannya menggenggam kunci kecil yang diberikan Elena.Benda itu dingin.Namun anehnya, setiap kali melihatnya, Raymond selalu teringat pada ibunya.Maria.Nama itu kembali memenuhi pikirannya.Wanita yang selama puluhan tahun diyakininya telah meninggal.Wanita yang wajahnya muncul kembali melalui Adriana.Dan sekarang...sebuah gudang tua yang m
Magbasa pa