Pagi itu cahaya menyusup melalui jendela-jendela tinggi kamar Hazel. Menerobos tirai tipis berwarna pucat dan menerangi ruangan dengan kehangatan yang lembut.Udara pagi terasa sejuk sementara aroma bunga dari vas di atas meja samar-samar memenuhi kamar.Hazel duduk di depan meja rias, sementara Lily menyisir rambut panjangnya dengan hati-hati.Sisir itu bergerak berlahan mengurai setiap kusut, hingga setiap helaian rambur Hazel jatuh lurus dan lembut di punggungnya.“Rambut Nona semakin panjang. Warna rambut asli Nona mulai terlihat di bagian akarnya, apakah perlu menyurati Baron agar mengirimkan pewarna rambut lagi?” bisiknya berhati-hati.Hazel mengamati pantulan dirinya di cermin,“Apa rambut barunya sudah tumbuh banyak?”“Iya, warnanya sudah mulai terlihat jelas.”“Kalau begitu tulislah surat, hati-hati, jangan sampai ada yang mengetahuinya.”“Baik, Nona.”Setelah memastikan rambutnya tidak lagi kusut,Lily mengambil botol kaca kecil dari atas meja. Ia menuangkan sedikit minyak be
Baca selengkapnya