로그인Hazel di panggil ke kota sebagai pengganti. untuk menikahi pria yang ditakuti. Marquess Aiden Cassian Hawthorne, si Tembok Besi Ravenford. Di mata dunia dia lemah dan mudah dikorbankan. Namun Hazel tahu untuk bertahan hidup menuntut lebih dari sekedar kepatuhan. Dibalik tubuh rapuh dan tatapan tenang, Ia menyimpan keberanian dan sisi liar yang tak boleh terlihat. Saat topeng mulai runtuh dan rahasia mulai terbongkar, apa yang harus Hazel lakukan? Rahasia besar apa yang menunggu di belakang Hazel...
더 보기Nigel sedang memeriksa tali kekang kudanya ketika sebuah celukan terdengar.“Wah, Marchiones sampai mengantar keberangkatan Tuan!”Ia mengangkat kepala, mengikuti arah pandangan para prajurit.Seorang gadis berdiri di balkon kediaman dengan gaun biru muda dan selendang yang melingkari lehernya. Rambutnya bergerak pelan tertiup angin pagi, dari kejauhan gadis itu tampak anggun, bahkan sedikit rapuh.Alis Nigel berkerut.“Marchioness? Apa yang dilakukannya?!”“Marchiones memang cantik, pantas saja Tuan tidak rela meninggalkannya.”Tawa kecil terdengar dari beberapa prajurit. Nigel tidak tertawa, tatapannya justru beralih pada Aiden yang menoleh ke arah balkon dan menyadari setelah beberapa saat Aiden masih belum juga mengalihkan pandangan.Rahang Nigel mengeras.Rumor itu sudah menyebar ke mana-mana. Tuan mereka, yang selama ini tidak pernah tunduk pada kehendak siapa pun, kini dikabarkan bersedia menuruti permintaan seorang wanita. Bahkan, hal itu mulai menjadi bahan candaan di antara
Pagi itu cahaya menyusup melalui jendela-jendela tinggi kamar Hazel. Menerobos tirai tipis berwarna pucat dan menerangi ruangan dengan kehangatan yang lembut.Udara pagi terasa sejuk sementara aroma bunga dari vas di atas meja samar-samar memenuhi kamar.Hazel duduk di depan meja rias, sementara Lily menyisir rambut panjangnya dengan hati-hati.Sisir itu bergerak berlahan mengurai setiap kusut, hingga setiap helaian rambur Hazel jatuh lurus dan lembut di punggungnya.“Rambut Nona semakin panjang. Warna rambut asli Nona mulai terlihat di bagian akarnya, apakah perlu menyurati Baron agar mengirimkan pewarna rambut lagi?” bisiknya berhati-hati.Hazel mengamati pantulan dirinya di cermin,“Apa rambut barunya sudah tumbuh banyak?”“Iya, warnanya sudah mulai terlihat jelas.”“Kalau begitu tulislah surat, hati-hati, jangan sampai ada yang mengetahuinya.”“Baik, Nona.”Setelah memastikan rambutnya tidak lagi kusut,Lily mengambil botol kaca kecil dari atas meja. Ia menuangkan sedikit minyak be
Sore itu taman kediaman terasa tenang. Cahaya matahari mulai condong ke barat, menyusup diantara dedaunan dan meninggalkan bayangan panjang di atas jalan setapak. Angin berhembus ringan, membawa aroma bunga yang sedang bermekaran.Hazel duduk di bangku batu di dekat hamparan mawar. Ia tampak sehat, sesekali Hazel memetik kelopak bunga sambil berbicara kepada Lily, wajahnya tenang bahkan sedikit ceria.Sampai suara langkah kaki terdengar dari belakang.Hazel menoleh, Aiden berjalan mendekat.Hazel segera berdiri, “Tuan.”Aiden berhenti di depannya.‘Lady menikmati sore ini?”Hazel menggangguk. “Ya.”Aiden melirik taman di sekeliling mereka.“Bagus.”Ia kemudian terdiam sebentar,“Aku datang untuk memberitahu sesuatu.”Hazel menatapnya,“Ya?”“Aku akan berangkat besok pagi.”Hazel membeku, hanya sesaat, namun Aiden melihatnya. Wajah hazel yang semula tenang langsung berubah.“Apa?!””Pasukan akan bergerak besok.” Aiden menegaskan.Wajah hazel pucat, bukan berpura-pura, kali ini karen
“Sudah dengar belum?” Garry si tukang gosip menepuk bahu Phillip lalu merangkulnya. Ia. Saat ini mereka sedang istirahat setelah makan siang.“Tentang?” tanya Phillip“Tertundanya keberangkatan ke perbatasan.” Ia merendahkan suaranya seolah hendak membagikan rahasia besar“Apa yang kau dengar?” kata Rowan mulai tertarik. “Marchioness sakit dan meminta Tuan menemaninya.”Garry mengatakan dengan wajah serius, meskipun sudut bibirnya tampak menahan senyum. Ia sendiri tidak mengetahui seluruh kejadian sebenarnya, tetapi kabar yang di dengarnya dari pelayan sudah cukup untuk membuatnya membuat cerita sendiri.“Tidak mungkin,” bantah Rowan.“Apanya yang tidak mungkin.”“Tuan menunda keberangkatan karena itu.”“Buktinya?” Garry mengangkat tangan dari bahu Phillip.“Kita masih di sini.”“Apa Marchioness begitu menakutkan sehingga Tuan menurut padanya,” tanya Phillip polos.“Tutup mulutmu Phillip,´ Garry bergerak cepat menutup mulut Phillip sambil melihat sekeliling, kalau-kalau ada yang men
Hazel tersenyum puas memandang wajah dan gaun Shilla yang basah kuyup, air masih menetes di lantai marmer. Setelah menyiramkan air, ia Kembali duduk tenang, seolah baru saja melakukan sesuatu yang wajar.Ia mendengar bisikan Shilla pada Marie. Hazel melihatnya dengan mata kepala sendiri, bagaimana
Mereka tiba di Eleanor. Langit mulai gelap, namun keriuhan itu tak terusik. Jalanan dipenuhi lampu hampir di setiap sudut. Menunjukkan wibawa dan gemerlapnya ibu kota .Hazel menjulurkan kepala lewat jendela kereta, mengamati nyonya kaya yang berlalu dengan belanjaan dan bisik-bisik. Gadis berambu
Siang itu, Marquess Aiden menunggangi Grave, kuda berwarna kelabu gelap di sepanjang jalur batu yang membelah wilayah timur. Tembok kota sedang diperkuat, bunyi palu dan besi beradu memenuhi udara. Aiden berhenti sejenak, menilai susunan balok dan jarak celah panah dengan tatapan tajam.“Perlebar
Bab5“Hazel. Aku tidak mengizinkan. Marquess Aiden akan menyakitimu.” Tuan Hadwin menolak keras.“Aku sudah memutuskan,” jawab Hazel.“Jangan keras kepala, Aku akan memikul semuanya.”“Aku tahu!” seru Hazel, suaranya pecah..“Aku tahu Paman akan mengorbankan semuanya untukku,” katanya pelan. “Aku


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.