Arizo berdiri, lalu berjalan ke sisi Elara. Dia menundukkan pandangan ke arah bawah gedung. Hujan masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, sementara awan gelap terus bergulung disertai suara gemuruh yang sesekali terdengar.Keheningan menyelimuti sejenak.Arizo berkata, "Dua hari ini bereskan dulu urusanmu. Berangkatlah ke Kota Celros lebih dulu. Kalau nanti masih ada pekerjaan yang perlu diselesaikan, serahkan saja kepada Yurike."Elara tidak keberatan dan mengangguk pelan. "Baik."Sekitar belasan menit kemudian, Yurike naik ke ruang kerja Arizo. Dia berkata, "Orangnya sudah dibawa ke rumah sakit. Dilihat dari kondisinya, entah masih sanggup bertahan atau nggak."Arizo berkata, "Kalian kembali bekerja saja."Yurike dan Elara sama-sama mengiakan, lalu berbalik keluar.Di ruang kerja presdir Sprucera, Mikie mengetuk pintu, lalu masuk untuk memberikan laporan.Dulu, Farris dengan penuh keyakinan menandatangani perjanjian target kinerja. Kini, penyelidikan menemukan bahwa di bel
Leer más