"Membantaiku?! Memangnya kamu ini menganggap dirimu apa!?" Lin Wushen mencibir sinis: "Jalan Agung (Dao) ada di depan mata, semua orang berhak untuk mengambilnya. Atas dasar apa kamu berani menghadang orang di depan Gerbang Kaisar!?" "Aku mewakili kehendak dari Hukum Dao. Tidak adanya Kaisar Peri di zaman sekarang adalah takdir yang sudah digariskan oleh langit, tidak boleh dilanggar!" Pria paruh baya berpakaian hitam yang berwajah dingin itu menjawab tanpa ampun. "Oh? Ya kah?" Lin Wushen mencibir: "Kalau begitu sepertinya, apa yang disebut sebagai kehendak Hukum Dao milikmu itu biasa-biasa saja, ya? Saat cucuku, Lin Yang, menjadi Kaisar Peri, kenapa aku tidak melihatmu pergi untuk menghadangnya? Apa kamu sudah dikalahkan olehnya, atau kamu memang tidak punya nyali untuk menghadangnya!?" "Lin Yang?!" Pria paruh baya berpakaian hitam itu tersentak kaget, alisnya seketika berkerut dalam: "Aku tahu semua orang yang mencoba menantang ranah kaisar di generasi sekarang. Jelas-jelas t
Magbasa pa