Rosemary menuruni anak tangga dengan wajah tertunduk, dia masih merasa takut pada kakaknya. Tiga hari dia sudah merasa tenang bahkan kembali manja kepada Damian seperti sebelum pemberitaan buruk tentangnya beredar."Rosy, maafkan aku."Adam berdiri dari duduknya, melebarkan tangannya agar Rosemary masuk ke dalam pelukannya. Dia memang suka kesal pada Rosemary, tetapi sebagai kakak, dia sangat menyayangi Rosemary."Apa kamu mau pulang?""Ehm-" Damian berdeham. "Bukannya aku melarang dia pulang, di sini lebih aman daripada di apartemen kalian atau-""Aku akan di sini." tegas Rosemary tanpa keraguan.Adam menghela nafasnya, tidak ada gunanya juga berdebat dan dia percaya pada Damian yang akan mampu menjaga Rosemary."Rekaman medis Rosemary, berikan pada orangtuamu agar mereka tidak khawatir dan tidak menyalahkan Rosy." Damian memberikan amplop berwarna cokelat pada Adam. "Rosy masih perawan, aku percaya padanya, tetapi dia terus menerus
Huling Na-update : 2026-02-17 Magbasa pa