"Apa pentingnya kau tau siapa aku. Waktumu tidak banyak, kau hanya harus mengatakan permintaanmu atas penderitaan yang kau terima selama ini. Luapkan amarahmu itu, maka kau bisa terbebas dari ini semua.""Apa itu artinya aku akan hidup sehat?"Pria asing itu hanya mengangkat bahu menjawab sebelum dia membuat pintu kamar mandi yang mulanya terkunci dari dalam terbuka."Dengarkan aku, pikirkan apa yang aku katakan jika kau ingin menikmati hidupmu. Menyakitkan bukan ketika mengetahui dirimu seperti ini saat keinginan di hidupmu begitu besar. Kau harus ingat jika kau ini akan mati beberapa waktu lagi.""Kau bukan Tuhan yang tau kapan aku akan mati, jadi tidak perlu mengatakan apapun!""Maisa!"Panggilan seseorang yang sedari tadi coba membuka pintu sudah ada di samping Maisa yang langsung menatapnya bersamaan dengan pintu terbuka."Kau tidak apa-apa? Bagaimana kau mengunci pintunya seorang diri, kau membuatku khawatir, dan darah tadi?""Ti–dak, aku—"Teringat akan itu, Maisa menoleh ke si
Terakhir Diperbarui : 2026-02-13 Baca selengkapnya