Tubuh Ariana mengejang dua kali berturut-turut, remasan jemarinya di tengkuk Ken semakin kuat, Ken Anyu menahan kedua paha Ariana menggunakan kedua lengannya sambil terus berpacu di atasnya.“Ken, oukh, oukh, umh, oukh aku tidak kuat lagi .... Aakh! Sssh, akh!” erangnya, tubuhnya mengejang lagi dengan napas terengah-engah.“Ariana, kamu sangat menikmatinya, hemh? Kamu sangat suka dengan permainanku, nikmati saja momen ini, aku tidak akan mengecewakanmu!” bisiknya di telinga Ariana.Ken menekan kejantanannya lebih cepat dan lebih dalam, Ariana merasa miliknya yang sempit terus diobrak-abrik hingga dia tidak bisa menahan lagi. Berulang kali tubuhnya yang hampir telanjang menggeliat, desahannya terdengar sangat liar dan penuh nafsu.“Aaah, Ken, oukh, oukh!”“Ah, ah, Ariana, sayang, ah, ah, ah, lubangmu yang sempit sangat enak, oukh, oh, oukh!” desah Ken Anyu dengan penuh nafsu.Mereka terus beradu untuk mereguk kepuasan satu-sama lain, beberapa kali pun rasanya masih tidak cukup. Jika Ar
Last Updated : 2026-06-01 Read more