Fajar POV"Bagaimana kalau kalian berdua ngobrol dulu di teras?" usul Ibu sambil menatapku bergantian dengan Anisa setelah kami selesai makan malam."Biar kalian bisa saling mengenal lebih dekat."Aku tak menemukan alasan untuk menolak. Dengan langkah pelan aku mengikuti Anisa menuju teras depan rumah. Malam terasa sejuk. Angin berembus perlahan, menggoyangkan tanaman melati yang ditanam ibu di sudut halaman.Beberapa detik kami sama-sama diam."Sudan lama mengajar?" tanyaku akhirnya, sekadar memecah keheningan."Iya cukup lama bahkan saat aku masih belum lulus sekolah aku sudah diminta abah untuk mengajar adik-adik sekolah dasar di TPQ.""Pasti sehari-hari kegiatan kamu padat terus."Anisa mengulas senyum tipis."Alhamdulillah, lumayan padat, Mas. Minggu ini anak-anak sedang persiapan ujian semester. Jadi saya lebih sering pulang sore karena harus mendampingi mereka belajar."Aku mengangguk pelan."Pasti melelahkan.""Capek memang, tapi menyenangkan. Saya senang kalau melihat murid-m
Read more