"Raka," panggil Reina, yang melihat Raka tengah berjalan masuk ke dalam sekolah. Raka yang dipanggil segera menoleh, ia menatap ek sekeliling mencoba melihat apakah Seira sudah masuk lebih dahulu atau belum. Saat melihat Seira sudah tidak terlihat lagi, ia segera menatap ke arah Reina. "Ada apa Reina?" tanyanya. Reina yang melihat Raka mulai mau berada di dekatnya segera tersenyum. "Raka, aku mau hubungan kita baik kayak dulu, walau kita belum bisa balikan. Aku... aku mau kita berteman lagi," ujarnya. Raka menghela nafas sejenak, ia ingat permintaan ibunya untuk mengikuti rencana dari Reina. Ia lalu mengangguk singkat. "Baiklah, aku juga tidak mau kita terus bertengkar," ujarnya, akhirnya. Reina yang mendengar jawaban Raka langsung tersenyum lega. Ia tidak menyangka Raka akan menerima ajakannya semudah itu. "Benarkah?" tanyanya, seolah ingin memastikan. Raka hanya mengangguk kecil. "Iya. Kita sudah terlalu lama bersikap asing, menurutku permintaanmu cukup bagus." Ja
Ler mais