Saat Gabriella sadar kembali, langit sudah gelap. Dia menopang tubuhnya yang lemah dan turun dari ranjang, bersiap meninggalkan rumah sakit.Ketika melewati sebuah kamar rawat, dia mendengar suara manja Della dari dalam, "Ayah, Ibu, ini Nigel, pacarku."Langkah Gabriella terhenti.Melalui celah pintu yang setengah terbuka, dia melihat Nigel merangkul pinggang Della. "Paman dan Bibi tenang saja. Mulai sekarang aku nggak akan membiarkan Della diperlakukan nggak adil."Ibu Della tersenyum sampai tidak bisa menutup mulutnya. "Baik, baik, baik. Della bisa menemukan pacar seperti kamu, benar-benar keberuntungannya ...."Gabriella berdiri di luar pintu. Tiba-tiba, dia teringat bertahun-tahun yang lalu.Dulu Nigel juga seperti ini, merangkul pinggangnya dan berkata dengan sungguh-sungguh kepada orang tuanya, "Paman dan Bibi tenang saja. Aku nggak akan pernah membiarkan Gabriella diperlakukan nggak adil."Kata-kata yang sama, sekarang dia ucapkan kepada wanita lain.Nigel, ternyata janji darimu
Read more