“Terima kasih atas pengingatnya, Lang Yue,” ucap Shen Wei dengan suara yang diusahakan tetap berwibawa, meski detak jantungnya masih berpacu tidak karuan. “Aku hanya... ingin memastikan dia merasa aman. Tidak lebih.”Lang Yue tidak menjawab, ia hanya kembali ke posisinya semula dengan tangan bersedekap, menjadi tembok tak kasat mata yang menjaga jarak di antara sang kaisar dan para selirnya. Pertempuran memperebutkan hati memang baru dimulai, tapi tampaknya, penjaganya pun tidak akan membiarkan segalanya menjadi mudah.Ia kemudian menatap Huo Yan yang masih bersujud tak jauh dari kakinya. "Huo Yan, angkat kepalamu. Aku butuh otakmu, bukan lututmu. Kau bilang ada mantra pemutus di kitab klanmu. Cari itu. Pelajari setiap barisnya."Huo Yan mendongak, matanya yang sembap menunjukkan harapan baru. "Baik, Yang Mulia! Hamba akan melakukan segalanya!"Shen Wei memejamkan mata sejenak, membayangkan wajah rupawan sang Rubah Ekor Sembilan. Dapatkan cinta tulus dari keempatnya. "Mulai besok,"
最後更新 : 2026-04-22 閱讀更多