Fajar belum sepenuhnya muncul ketika suasana markas militer rahasia itu sudah berubah jauh lebih sibuk dibanding beberapa jam sebelumnya. Sirene peringatan berbunyi pelan di beberapa lorong utama, sementara puluhan personel militer bergerak cepat membawa dokumen, senjata, dan perlengkapan tempur menuju area komando pusat.Udara terasa berat.Bukan karena suara langkah para tentara.Melainkan karena semua orang mulai memahami satu hal yang sama.Perang bukan lagi kemungkinan.Perang sudah mendekat.Di ruang komando utama, layar-layar besar kini dipenuhi data pergerakan armada asing di wilayah laut selatan Indonesia. Titik merah terus bertambah setiap jam, membentuk garis tekanan yang perlahan mendekati batas pertahanan nasional.Mahesa berdiri di depan layar dengan wajah keras.Tangannya terlipat di dada.Sedangkan beberapa jenderal dan petinggi negara mulai memenuhi ruangan satu per satu.“Laporan terakhir,” ucap salah satu operator cepat. “Tiga kapal destroyer Australia bergerak lebi
続きを読む