Ardito berdiri terpaku di tempatnya. Dia terlalu merindukan istrinya sampai-sampai mandi hanya beberapa menit saja. Mandi paling cepat yang pernah ia lakukan. Tidak lebih dari lima menit.Ia ingin segera bersama dengan sang istri. Setelah selesai mandi dan memakai piyama, ia bergegas turun. Begitu tidak sabar untuk bisa segera melihat istrinya, ia sampai melompati setiap satu anak tangga saat turun ke lantai satu.Dia tahu dimana istrinya menunggu. Ruang makan. Maka, dengan senyum tertahan, pria itu berjalan dengan langkah lebar dan cepat.Namun, begitu membuka pintu yang menghubungkan ruang makan serta dapur bersih, ia justru mendapati sesuatu yang membuat dadanya sesak, serta amarahnya seketika meluap.Di depan sana. Di depan mata kepalanya, sang istri dan orang kepercayaannya berdiri berhadapan dengan jarak yang begitu dekat. Tidak hanya itu, dia juga melihat dua tangan orang kepercayaannya itu memegang kedua lengan atas istrinya. Pria itu menatap tajam istrinya.Sungguh, pemandanga
最後更新 : 2026-05-12 閱讀更多