Beberapa saat kemudian, Joko sampai di depan kosan tempat Mia dan Tania berada. Dia mengeluarkan ponselnya, lalu memberi tahu Mia, kalau dia sudah ada di depan. Tak lama kemudian, Mia keluar dari kosan. Gadis itu buru-buru menghampiri Joko. "Kakak, lama banget sih," gerutu Mia sambil memeluk tangan Joko. "Maaf, tadi pas di jalan, aku dapat penumpang ojek. Jadi, ngojek dulu deh," balas Joko dengan canggung, sambil menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal itu. "Hmm, ya sudah, gak apa-apa," Mia tak mempermasalahkan ~ setelah mendengar alasan Joko. "Jadi, siapa yang butuh jasa aku?" tanya Joko langsung ke intinya. "Teman aku kak. Eh iya, dia juga teman Tania," balas Mia dengan nada riang. "Memenuhi syarat, kan?" Joko memastikan. Mia langsung paham, apa yang di maksud oleh Joko. "Tentu saja! Tapi... kalau di bandingkan sama Aku dan Tania, kecantikan temanku itu masih kurang. Tubuhnya juga gak sebagus tubuh aku," Mia menjelaskan. "Tapi tenang saja. Dia gak terlalu buruk k
Baca selengkapnya