Setelah memakan waktu beberapa menit, mereka semua sampai di sebuah gedung tua, di belakang pasar yang biasa Joko kunjungi. "Ini markas mereka!" ucap Darto, sambil menatap Joko. "Oke, ayo kita masuk!" balas Joko, sambil menopangkan standar motornya, lalu dia turun dari motor. Setelah semua orang turun dari motor, Joko melangkah kakinya terlebih dahulu ~ memimpin mereka semua. Darto dan Seno berada di sampingnya, tampak seperti tangan kanan dan tangan kirinya. Semakin dekat dengan pintu masuk, suara alunan musik DJ terdengar jelas di telinga Joko dan kelompoknya."Sialan, para bajingan ini sangat pandai bersenang-senang," ucap Seno."Uang hasil malak para pedagang, di pakai bersenang-senang tiap hari," ucap pria di samping Seno."Hmph, tidak tahu malu! Orang lain nyari uang itu susah-susah, ehh.. mereka memakainya cuma buat bersenang-senang," ucap Seno dengan nada geram.Karena pintu itu tidak di tutup, Joko dan kelompoknya langsung masuk ke dalam. Saat berada di dalam, pemandang
Last Updated : 2026-05-24 Read more