Aku mendesah tertahan di dalam kamar mandi, berharap pada saat ini bisa mendapatkan pelukan hangat dari suamiku.Namun, yang kudapatkan hanyalah tubuh yang hampa, dan belaian yang berasal dari jariku sendiri.Kali ini, aku menunggu hingga benar-benar lemas kehabisan tenaga, baru kemudian menyeret tubuhku yang lelah kembali ke kamar.Menatap suamiku yang saat ini sudah tertidur lelap membelakangiku, aku tahu kalau segalanya tidak akan bisa kembali seperti dulu lagi.Hanya saja, setelah melakukan hal seperti ini, saat berhadapan dengan suamiku, selain rasa bersalah di dalam hati, yang lebih terasa justru sebuah sensasi rangsangan yang sulit dijelaskan.Mungkin, beginilah rasanya sensasi berselingkuh.Malam itu, bahkan di dalam mimpi pun aku terus mengenang adegan perselingkuhanku dengan Jacky saat suamiku meneleponku.Mungkin juga karena aku sudah jatuh cinta pada sensasi yang merangsang ini.Hari-hari berikutnya, sesekali aku akan mencari berbagai macam alasan untuk berkencan dengan Jac
Magbasa pa