“Jadi apa maksud papamu?” ulang Leo yang belum mendapat jawaban dari pertanyaannya.“Jadi sebenarnya papa hanya ingin bilang, aku harus sadar diri dengan keadaanku. Aku akan bertemu dengan pria yang sepadan denganku, mungkin sama-sama miskin, namun dia mau bekerja keras bersamaku. Pria itu tidak akan memandang fisikku atau apa yang aku miliki, mungkin kami tidak saling mencintai seperti apa yang papaku katakan, tetapi kami memiliki tujuan dan komitmen yang sama sehingga bisa saling membahagiakan dan melengkapi kekurangan satu sama lain. Yang jelas pria itu mau bertanggung jawab penuh atasku,” jelas Ariana.Mendengar hal itu, Leo menatap wajah Ariana dengan lekat, membuat wanita itu memerah malu dan salah tingkah. Waktu seakan terhenti ketika tatapan keduanya terkunci, tidak ada satu pun dari mereka yang ingin mengakhiri tatapan tersebut.Tubuh keduanya terlonjak kaget dan tatapan mereka terhenti, ketika seseorang mengetuk pintu rumah Ariana. Ariana dan Leo
Leer más