“Apa ini masuk akal?! Yena kamu sangat keterlaluan!” teriak Zisu. Dia menerobos masuk ke dalam ruangan. Yena menatap ke arah Zisu yang kini berdiri di dalam ruang rapat. “Oke, rapat selesai! Diputuskan begini saja!” lanjut Yena dengan tenang tanpa memedulikan ocehan Zisu. Yanu juga ada di dalam ruang rapat, pria itu juga memiliki saham di RUISHAN dan sejak lama menjadi anggota komite. Yanu mengepalkan tangannya, semua rencana yang dia susun dengan Zisu mulai berantakan. Awalnya Zisu begitu antusias berjuang bersamanya untuk mengalahkan Yena, tapi semenjak Luke datang di RUISHAN kemarin Zisu tidak membalas pesan dan mengangkat teleponnya. Rapat bubar, semua orang pergi meninggalkan ruangan. Tinggal Yanu, Zisu, dan Yena bersama sekretaris pribadinya. “Anin, kamu bawa laporan ini pada HRD,” perintah Yena. “Baik, Bu,” Yena melipat kedua tangannya, masih duduk dengan tenang di kursi dalam ruang rapat. Yanu berdiri dar
최신 업데이트 : 2026-06-10 더 보기