Setelah sebagian besar ikan berhasil ditangkap, ketiganya duduk bersantai di tepi Danau Ninggu dan mulai mengobrol dengan santai. Lu Xiao melirik ketua kelas yang duduk di sampingnya, lalu tiba-tiba teringat seseorang yang sudah lama tidak ia jumpai."Ketua kelas, bagaimana kabar Pak Chu belakangan ini?" tanyanya.Pak Chu yang ia maksud adalah guru yang dulu mengajarinya ilmu pengobatan tradisional semasa SMA. Banyak hobi Lu Xiao, seperti bermain Go, membaca, hingga kaligrafi, semuanya berakar dari pengaruh Pak Chu yang mendalam.Chu Wanzhou tersenyum manis mendengar pertanyaan itu."Kakek sehat-sehat saja. Bicara soal itu, beliau selalu memikirkanmu. Beliau sering bilang kau adalah murid terbaik yang pernah ia ajar. Cerdas dan mudah menyerap ilmu," jawabnya dengan nada hangat."Beliau juga bilang, kalau saja kau mau sungguh-sungguh belajar, pasti akan membuat nama besar. Bahkan jika memilih jalur pejabat pun, kau pasti bisa mengharumkan nama para leluhur," lanjutnya.Xu Jinshu tertaw
อ่านเพิ่มเติม