Lu Xiao tetap bersikap dingin, "Buang saja!" "Aku mohon padamu. Cobalah. Enak, kok," bujuk Mu Qingning sambil berbicara, ia mengambil sepotong ayam dari ujung sumpit yang lain. "Buka mulutmu.""Kaulah yang memohon padaku untuk makan!" tegas Lu Xiao, lalu membuka mulut dan menelan ayam itu. Enak... Ayam buatan Lu Chaner memang sangat lezat.Ia menghabiskan seluruh makan siang yang dibawa Lu Chaner.Mu Qingning mengusulkan, "Lu bodoh, ada acara sore ini?""Tidak ada," jawab Lu Xiao."Kalau begitu, kenapa kau tidak bermain catur denganku?" ajak Mu Qingning."Tidak, membosankan selalu bermain dengan orang bodoh," tolak Lu Xiao."Hum, bukankah kau hanya sedikit lebih baik dariku? Jangan sok jadi orang besar," kesal Mu Qingning.Lu Xiao menatapnya. "Kau benar-benar ingin disiksa?""Hum, aku ingin kau menyiksaku. Berani kau datang?" tantang Mu Qingning."Akan aku penuhi keinginanmu," jawab L
Zuletzt aktualisiert : 2026-04-16 Mehr lesen