Jika Olivia tahu bahwa pertanyaannya akan membuka luka lama Aaron, ia pasti tidak akan menanyakannya dan memilih untuk tidak tahu apa-apa.Meskipun tidak terlihat ekspresi apa pun di wajah pria itu. Tapi Olivia yakin jauh di lubuk hatinya, Aaron pasti merasa sangat terluka.Sayangnya nasi sudah menjadi bubur. Pertanyaan itu sudah meluncur keluar dari mulutnya, dan Olivia agak menyesalinya."Maaf, aku tidak bermaksud..." Ucapannya kemudian menggantung di udara. Olivia bingung harus mengatakan apa sekarang."Dulu setiap aku berulang tahun, ibuku suka membuatkan kue untukku." ucap Aaron melanjutkan kisahnya tanpa peduli dengan ucapan Olivia sebelumnya."Aaron, kau tidak perlu melanjutkannya." tukas Olivia merasa bersalah.Terlihat seulas senyum pendek di wajah Aaron. "Aku tidak apa-apa."Karena Aaron sudah berkata begitu, apa boleh buat. Olivia tidak memaksa lagi dan hanya diam mendengarkan."Tapi hari itu, di hari ulang tahunku yang ke lima belas, tidak satu pun dari kami yang tahu bahw
Read more