"Aku juga kenal?" Ines tampak sangat bingung. Tatapannya pada Rora mulai menunjukkan kewaspadaan.Namun, dia segera menenangkan diri, lalu berkata, "Kamu bercanda ya? Mana mungkin aku kenal dokter atau profesor seperti itu.""Kalau kamu memang kenal Profesor Remus, cepat hubungi dia. Kamu juga tahu, Brandon sayang banget sama Stanley."Sampai di sini, Ines menutup mulut sambil tersenyum. "Kalau kamu bisa hubungi Profesor Remus, aku dan Brandon pasti akan berterima kasih padamu."Ucapan itu terdengar mudah disalahartikan.Benar saja, dokter pun berkata, "Bu Ines dan suaminya sangat khawatir dengan kondisi anak ini. Kamu tante anak ini, 'kan? Kalau kamu bisa undang Profesor Remus, mereka pasti akan kasih kamu hadiah besar."Rora melirik Ines yang tetap tenang, lalu berkata dengan nada heran, "Dokter salah paham. Aku memang tante anak itu, yang ini kakak ipar suamiku. Karena kakak laki-laki suamiku dirawat di rumah sakit, suamiku hanya bantu jaga kakak ipar dan anaknya."Dia mengatakannya
Read more