Instruksi dokter terdengar tegas di dalam ruang bersalin yang terang. Suasana masih dipenuhi ketegangan. Ghea sudah berada di tahap akhir persalinan dan seluruh tenaganya hampir terkuras. Ia mencengkeram kedua sisi ranjang dengan kuat. Kalandra berdiri di sampingnya, menopang tubuh istrinya agar tetap bersandar dengan nyaman. Wajah pria itu tampak tegang sejak tadi, tetapi bagaimanapun, ia harus terus berusaha menunjukkan ketenangannya di depan Ghea agar suasana tidak semakin kacau kan? Di sisi kanan ranjang, Denia tak henti-hentinya berdoa sambil berdiri di sana, membantu memegang kaki menantunya. Sementara Devina berdiri tidak jauh dari tim medis, sesekali membantu mengambilkan barang yang diperlukan. “Ayo, Nona Ghea. Tarik napas dalam-dalam. Kalau kontraksinya datang, dorong ke bawah. Ikuti arahan saya, jangan terburu-buru,” ujar dokter kandungan dengan tenang. Ghea mengangguk lemah. Matanya terpejam rapat. Napasnya sudah tidak beraturan, sementara keringat membasahi wajah d
Terakhir Diperbarui : 2026-09-02 Baca selengkapnya