Setelah dijebak oleh Jessica seperti ini, aku benar-benar berada dalam situasi yang sangat sulit untuk dibersihkan namanya."Kamu percaya aku 'kan, aku nggak lakuin apa-apa sama dia ...."Suara Jessica menyerobot masuk dengan angkuh, dia justru menjadi pihak yang pertama kali menuduh."Karina, kamu lihat sendiri, 'kan? Dia semalam udah niat perkosa aku, hari ini malah ajak aku ke tempat begini!"Aku hendak membela diri, Alin ikut menimpali satu demi satu untuk memperkeruh suasana, "Sampah! Sudah punya Karina, masih saja godain Jessica, cuih!"Karina menutup telinganya dengan lunglai, air matanya tumpah seperti bendungan jebol."Jimmy, tadinya aku nggak percaya kamu bisa lakuin hal semacam ini, sampai akhirnya aku lihat sendiri dengan mata kepalaku ...."Tatapannya tiba-tiba terpaku pada satu titik, air matanya mengalir makin deras."Itu kue favoritku, kamu kasih juga buat dia?"Dia berjongkok dengan penuh penderitaan, wajahnya sudah dibanjiri air mata.Aku pun merasakan sakit yang luar
Baca selengkapnya