Arienne melihat penampilan Loria dari atas sampai kebawah. Mengapa penampilannya berbeda? Bibir kecil merah, rambut yang rapi, mata yang indah. Meskipun Loria terlihat kurus tetapi dia terlihat sangat cantik.“S-siapa yang memberikanmu gaun?!!” jari Arienne yang kecil menunjuk Loria dengan gemetar.“Gadis jalanan … apa kau mencurinya?!!” tanya Eva dengan nada suara yang tinggi.PLAK. Suara itu terdengar sangat renyah.“P-popi?!!” Eva memegang pipinya dan melihat Popi dengan mata terbelalak.Loria yang belum sempat membalas perkataan pelayan Arienne merasa terkejut juga, bahkan Arienne sendiri.“Nona Loria juga Nona muda dikediaman ini, jadi kau sebagai pelayan harus sopan padanya,” ucap Popi dengan sopan.“K-kau!” wajah Eva memerah karena kesal.Arienne mengepalkan kedua tangannya dan menatap tajam kearah Loria. Nona? Dia mimpi?!!Merasakan tatapan Arienne, Loria membalasnya dengan senyuman kemenangan.“Popi, ayo kita keruang makan,” ucap Loria.“Baik Nona.” Popi memberi jalan Loria
Dernière mise à jour : 2026-05-28 Read More