Meski sering kali Maverick memohon padanya, namun ini kali pertama Rosélia melihat Maverick yang putus asa, berlutut dengan deraian air mata di hadapannya. Ada setitik ruang di hati Rosélia yang terasa ikut nyeri menyaksikan hal tersebut.Beberapa kali Rosélia berusaha menghalaunya, menyangkal jika dia tidak sama sekali sakit akan sikap Maverick saat ini. Namun, seberapa keras dia mencobanya, hatinya tak berbohong.Akhirnya kakinya melangkah mendekati pria itu. Tangannya dengan pelan dia simpan di bahu Maverick dan membawa pria itu agar lekas berdiri."Kamu tahu, kamu sama sekali tidak seperti Maverick yang aku kenal."Sejak tangan Rosélia memegang bahunya, Maverick tersentak, namun meski begitu air matanya enggan berhenti. Maverick bangun dari posisinya dengan bantuan Rosélia.Begitu bangun, Maverick menurunkan pandangannya, fokus pada iris legam milik Rosélia. "Satu kali saja… aku tidak meminta kesempatan kedua padamu, aku hanya meminta diizinkan bertemu dengan Elodie dalam pengawas
Leer más