Semua keluarga sudah berkumpul di ruang keluarga. Mereka terlihat bahagia sekali, apalagi Willy . Willy sangat bahagia, melihat putrinya sudah menikah dengan laki-laki yang dicintainya."Duh, pengantin baru, lama sekali ganti bajunya, ini masih sore, jangan sekalian dong," goda Willy pada Angga dan Reva."Papa, apaan sih. Reva lapar, mau makan." Reva berkata dengan wajah bersemu merah, yang membuat Willy semakin menggodanya."Wah, berapa ronde, nih? Sampai kelaparan seperti itu. Kamu hebat, membuat Reva sampai kelaparan, Angga," ledek Willy lagi pada Reva dan Angga."Papa, bisa saja. Maklum, pengantin baru, masih susah, udah ah, jangan goda kami lagi. Lihat nih, istri Angga merah kan, pipinya?" ucap Angga sambil mengusap pipi Reva. Demi apa, jantung Reva seakan lolos dari persinggahannya, mendapat perlakuan Angga yang seperti ini."Andai saja, aku dan kamu benar-benar layaknya pengantin baru yang saling mencintai, Angga. Sayang itu semua hanya mimpi, dan ini adalah mimpi buru
Last Updated : 2026-05-19 Read more