Suamiku Masih Dengan Masa Lalunya

Suamiku Masih Dengan Masa Lalunya

last updateTerakhir Diperbarui : 2026-06-03
Oleh:  Hany HoneyBaru saja diperbarui
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Belum ada penilaian
14Bab
5Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Menikah dengan laki-laki yang dicintai dari dulu, bukannya bahagia, tapi Reva harus menelan pil pahit, karena Angga masih mencintai kekasihnya. Padahal Reva dan Angga pernah menjalin hubungan saat masih SMP. Reva mengira Angga masih menyimpan cinta untuknya. Ternyata cinta Angga sudah berpindah ke lain hati. Zhalina, kekasih Angga, yang tak lain adalah kakak sepupunya. Entah mengapa Angga dan Zhalina sampai menjalin hubungan sejauh itu. Padahal mereka jelas tidak bisa menikah, apalagi mereka tak hanya saudara sepupu saja, melainkan mereka adalah saudara satu susuan. Apakah Angga terus melanjutkan hubungannya dengan Zhalina? Atau dia mempertahankan pernikahannya dengan Reva? Atau Reva yang malah pergi, karena Angga tak pernah memberikan kewajiban batinnya sebagai suami.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Satu - Bukan Pernikahan Impian

Acara akad nikah sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Mereka tinggal mempersiapkan acara untuk resepsi nanti malam di ballroom hotel berbintang. Reva dan Angga masuk ke dalam kamarnya. Kamar yang sudah di hias layaknya kamar pengantin. Angga duduk di tepi ranjang, sedangkan Reva duduk di kursi yang berada di depan meja riasnya.

Angga melepaskan jasnya dan membuang jasnya ke tempat tidur dengan sedikit kasar. Dia sesekali menatap tajam Reva yang sedang menatap dirinya juga dari depan meja Rias.

"Kita sudah menikah, dan aku harap kamu jangan merasa senang. Aku menikahimu, bukan karena aku mencintai kamu. Cinta untukmu sudah hilang sejak lama dari hatiku," ucap Angga dengan ketus di hadapan Reva.

"Maksud kamu?" tanya Reva. Dia tahu, kejadian ini pasti akan terjadi saat sudah menikah dengan Angga.

"Ini yang kamu inginkan, bukan? Kamu kan, yang meminta perjodohan ini terjadi?" Angga semakin murka dengan Reva.

"Kalau aku yang meminta, untuk apa aku menolak saat kamu bicara dengan papa, dan menyetujui perjodohan ini," ucap Reva.

"Itu karena aku mencintai wanita dan tidak bisa aku nikahi. Jadi, aku tidak mau menyia-nyiakan perjodohan ini, toh kamu juga menginginkannya. Dan ingat, satu lagi. Mulai detik ini, kamu milikku, dan terserah aku mau berbuat apa dengan kamu. Tapi, aku tidak akan pernah menyentuhmu, Reva!" ucap Angga dengan nada sarkasnya.

"Apa gunanya kita menikah? Dan, siapa wanita yang kamu maksud itu?" Reva berkata dengan suara serak karena menahan tangisannya.

"Kamu tidak perlu tahu, siapa wanita itu. Kalaupun tahu, aku juga tidak akan menceraikanmu, enak saja, kita belum mulai drama kita, aku harus menceraikanmu? Tidak! Aku ingin kamu merasakan apa yang aku rasakan dulu," ucap Angga dengan tegas dan kasar.

"Maksud kamu yang dulu?" tanya Reva.

"Pikir saja sendiri! Selamat menikmati hidup baru denganku, dan ingat, setelah resepsi nanti malam. Kita langsung menempati rumah baru kita," ucap Angga.

Reva hanya terdiam dan terpaku. Dia menjatuhkan tubuhnya di lantai, dia menangis di depan Angga yang sedang mengganti bajunya. Hari ini harusnya menjadi hari bahagia untuk Reva, tapi hari ini adalah hari di mana Reva akan menjalani hidupnya bersama suami yang mencintai wanita lain, bukan dirinya.

"Apa salahku di masa lalu? Hingga Angga membenciku seperti ini. Dia terang-terangan bilang tidak mencintaiku, dan terpaksa menikahiku, karena dia tidak bisa menikahi wanita pilihannya. Siapa wanita itu, Ya Allah. Tunjukkanlah pada diriku, dan apa penyebab Angga begitu membenciku?" Reva terisak di lantai dengan hati bertanya-tanya.

"Ini tidak lucu Reva. Kamu harus kuat. Ingat, ini adalah hari bahagiamu, jangan biarkan orang di luar sana tahu tentang rasa ini. Tahu soal rumah tanggamu. Biar Tuhan yang menentukan jalan ke depannya. Sabar, Reva. Percayalah, hati Angga akan terbuka untukmu." Reva berkata dalam hati dam memberi semangat pada dirinya sendiri.

"Jangan tampakkan wajah sendumu ini, kalau semua tamu tidak ingin tahu apa yang terjadi dengan pernikahan kita!" Angga berjongkok di hadapan Reva dengan menatapnya tajam dan berkata dengan nada marah.

Reva dengan segera bangun dari lantai. Dia berusaha kuat dan tegar untuk menjalani hari-hari selanjutnya. Reva masuk ke kamar mandi, dengan membawa baju ganti, dia menghapus make-up di wajahnya, lalu mengganti bajunya. Reva memoles wajahnya dengan make-up tipis. Sebisa mungkin Reva menutup kesedihan di wajah cantiknya itu. Reva sedikit menebalkan eyeliner nya, agar matanya tidak terlihat sembab.

Angga sudah memakai kemeja yang senada dengan gaun yang membalut tubuh Reva. Reva tidak berani menatap Angga. Dia bercermin lagi di meja riasnya.

"Sudah jangan kelamaan, kita keluar!" tukas Angga.

"Iya." Ucap Reva singkat .

Reva keluar dari kamarnya bersama Angga. Angga menggandeng mesra Reva keluar dari kamarnya, layaknya pengantin yang berbahagia.

"Aku akan ikuti permainan kamu, Angga. Asal kamu tidak main tangan denganku. Cukup kamu menyiksa batinku saja, asalkan tidak menyiksa ragaku ini. Karena masih banyak mimpi yang harus aku raih, bukan hanya mimpi untuk mendapat cintamu saja," gumam Reva.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
14 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status