Reva keluar dari toilet, dia bergabung dengan Angga, Bayu, Bima, Vero, dan Zevan. Di sana juga ada Eyang Wira. Angga melihat Reva yang sepertinya habis menangis. Dia tahu pasti Reva baru saja berbicara dengan Zhalina, karena Zhalina tadi mencarinya. “Angga, kemarikan tasku,” pinta Reva yang duduk di samping Angga. “Tadi Kevin memanggil, dan sepertinya mengirim pesan juga,” ucap Angga. “Iya, biar nanti aku hubungi lagi, paling masalah kantor,” ucap Reva. “Apa kamu bekerja sama dengan dia?” tanya Angga. “Iya, sudah lama kami bekerja sama,” jawab Reva. “Kevin putranya Frans?” tanya Bima. “Iya, kok Pakde tahu?” jawab Reva seraya bertanya. “Pakde tahu saja, karena dia anaknya Frans. Kamu hati-hati saja, mereka keluarga yang licik, Reva,” tutur Bima. “Sebentar, Kak. Tadi siapa? Frans? Yang dulu mau dijodohkan sama Lusi? Untung papinya Lusi tahu keluarg
Last Updated : 2026-06-04 Read more