"Sudah beres! Ayah tidak akan menolak kan, kalau aku yang maju membantu Ibu!" Senyuman kecil yang terlihat di sudut bibir Ivony. Ia berjalan di lorong dalam kediamannya dengan santai dan lompat-lompat kecil. Saat berlalu di dalam tempat itu—Ivony melihat Serafina berjalan dari lantai atas ditemani dua pelayan pribadinya. Ivony ingat nasihat ibunya untuk berhati-hati terhadap Serafina. "Anak cantik, dari mana, Sayang?" Serafina menyapanya. "Tentu saja dari menemui ayahku," jawab anak itu tersenyum manis dan mengejek pada Serafina. "Sekarang Ivony mau ke mana? Apakah Ivony mau berjalan-jalan dengan Ibu Serafina ke taman?" Serafina menawarkan ajakan padanya. Ivony menggeleng. "Ivony sangat sibuk membantu Ibu, oh iya, ibunya Ivony itu hanya satu, Ibu Adelaide saja lho! Dan kami tidak punya waktu untuk bersantai-santai," jawab bocah itu, seperti biasa dia selalu sok dewasa. "Ivony dan Ibu sangat berbeda dengan Nyonya Serafina yang setiap hari hanya jalan-jalan dan tidak bekerja sama
Zuletzt aktualisiert : 2026-06-04 Mehr lesen