Hujan turun sejak sore.Suara rintiknya memukul genteng kontrakan kecil tempat Nadira tinggal bersama tujuh perempuan lain yang sama-sama merantau untuk kuliah di kota itu. Malam biasanya menjadi waktu paling tenang bagi Nadira. Setelah seharian kuliah, ia hanya ingin mandi air hangat, memakai piyama longgar, lalu berbaring sambil menonton drama dari ponselnya.Namun beberapa bulan terakhir, malam tidak lagi terasa menenangkan.Semenjak berpacaran dengan Gerry, hidup Nadira perlahan berubah.Awalnya semuanya terlihat normal.Gerry perhatian, lucu, dan selalu membuat Nadira merasa dibutuhkan. Lelaki itu sering menjemputnya pulang kuliah, membawakan makanan favoritnya, bahkan menghafal jadwal menstruasi Nadira agar bisa mengingatkannya membeli obat saat perutnya sakit.Nadira pikir ia menemukan seseorang yang tulus.Seseorang yang bisa menjadi tempat pulang.Tetapi semakin lama, perhatian Gerry berubah menja
Last Updated : 2026-05-21 Read more