"Bu---bukan begitu!" Arina malu.Gavin menekan alat itu, membuat Arina langsung menggeliat tak nyaman. Sebenarnya, dia hanya merasa asing dengan benda itu yang masuk ke dalam miliknya."Lalu?""Saya rasa itu bukan urusan anda, Dok." Arina menggigit bibir bawahnya. Tangannya terus meremas baju yang dia pakai untuk menahan sensasi aneh yang dirasakannya saat ini."Lihat ke layar, aku akan menjelaskannya padamu."Arina menoleh ke arah layar monitor besar yang menunjukkan sebuah gambar. Gavin menjelaskan tentang, rahim, Ovarium dan sel telur pada Arina. Semua dijelaskan secara rinci dan lengkap."Semuanya baik-baik saja. Kamu sangat subur. Jika, belum memiliki anak, kemungkinannya ada tiga. Pertama memang belum waktunya, kedua suamimu yang bermasalah, ketiga ... "Gavin menghentikan ucapannya. Dia melepas alat dari milik Arina kemudian menatap wanita itu dengan serius."Ketiga, hubungan rumah tangga kalian yang bermasalah. Paham kan maksudku?" tanya Gavin.Arina langsung merapikan diriny
Última atualização : 2026-06-05 Ler mais