Pintu baja hidrolik setebal satu meter itu berderit, melepaskan desisan udara bertekanan tinggi yang telah terperangkap selama tiga dekade. Asap putih mengepul, menyelimuti dua sosok yang berdiri di ambang batas antara kegelapan masa lalu dan fajar masa depan. Malik melangkah keluar dari bunker bawah tanah bersama Zhafirah, menapakkan kaki mereka di atas tanah yang hangat. Sinar matahari murni, sesuatu yang hanya menjadi legenda di dalam dinding-dinding beton perlindungan, menerpa wajah mereka. Malik memicingkan mata, menghirup udara luar yang bersih tanpa rasa logam atau belerang. Mereka melangkah menuju permukaan bumi, kembali ke rumah yang sesungguhnya. Di hadapan mereka, membentang sebuah dunia baru. Langit biru yang bersih, hutan-hutan hijau yang mulai tumbuh kembali di atas puing-puing peradaban lama, dan sebuah masa depan yang merdeka. Namun, ada ke
Última atualização : 2026-08-06 Ler mais