POV PenulisRyder dan Andra memutuskan untuk saling memberi kesempatan untuk merasakan cinta. Andra tidak ingin menyesal karena tidak memberi cinta kesempatan kedua, jadi dia memutuskan menerima lamaran Ryder dan melihat bagaimana hubungan mereka akan berjalan.“Hmm, kamu kelihatan bersinar pagi ini,” kata Aliya kepada Andra begitu Andra masuk ke kantor.Andra sudah tidak bisa lagi menyembunyikan rona merah di wajahnya. Senyumnya mengembang lebar dari telinga ke telinga.“Sudahlah, berhenti menggodaku dan kembali ke mejamu,” kata Andra dengan malu-malu.“Ceritakan padaku, akhirnya kamu bilang iya kepadanya?”Andra menoleh ke arah Aliya. Dia tidak tahu kenapa Aliya tiba-tiba menanyakan hal itu. Dan karena dia memang sudah mengatakan iya, dia tidak bisa lagi berbohong padanya.Andra mengangguk pelan dengan senyum cerah di wajahnya, meski dia berusaha agar tidak terlihat terlalu jelas.“Ya ampun, giiirllll!” teriak Aliya hingga menarik perhatian semua orang.“Kenapa kamu teriak? Kalau ka
続きを読む