Sera menutup novel Rosé Affection dengan dengusan kesal. Tokoh antagonisnya, Seraphine Virellyn, memiliki segalanya- wajah cantik, keluarga kaya, dan kehidupan mewah. Tetapi justru menghabiskan hidupnya mengejar pria yang tidak mencintainya.“Kalau aku jadi dia, mending nikmatin hidup daripada ngemis cinta,” gumamnya. Dalam perjalanan pulang malam itu, nasib buruk datang beruntun. Diganggu sekelompok preman, ia berlari tanpa arah dan tertabrak mobil. Saat kesadarannya menghilang, ia hanya sempat berpikir bahwa hidupnya berakhir dengan cara yang sangat menyebalkan.Ketika membuka mata kembali, Sera tidak berada di rumah sakit. Ia terbangun dikamar mewah yang asing, dengan perasaan yang sangat aneh.Baru ketika ia menurunkan kaki dari ranjang dan mencoba berdiri, sesuatu terasa benar-benar salah. Tubuhnya terasa berbeda. Awalnya ia tidak mampu menjelaskan perbedaannya, tetapi semakin lama ia memperhatikannya semakin jelas bahwa ada sesuatu yang tidak sesuai. Tangannya tampak lebih kecil
Terakhir Diperbarui : 2026-06-09 Baca selengkapnya