Chapter 15 Tetangga seperti Keluarga Malam hari, semuanya berkumpul di meja makan menikmati hidangan yang dimasak oleh ibu dan nenek, sayang sekali malam itu kakak kedua Anran tidak berada di tengah-tengah mereka karena masih di luar negeri untuk melanjutkan studinya. Anran duduk di antara ibunya dan Yuan, sementara ayahnya berada di seberang meja dan neneknya duduk di ujung meja seperti biasa. Hidangan malam tersaji cukup banyak, mulai dari ikan kukus, sup iga dengan lobak, sayuran tumis, hingga beberapa hidangan yang memang sengaja dibuat karena Anran dan Yuan pulang. "Kalian berdua, sering-seringlah pulang," ujar neneknya sambil mengambilkan sayuran ke mangkuk Anran. Anran tersenyum kecil. "Kalau libur, saya pasti akan pulang, Nek." "Ya. Sesibuk apa pun tetap harus ingat pulang. Meskipun sudah punya tempat tinggal sendiri bukan alasan untuk melupakan keluarga," kata Nenek lagi. Anran mengangguk sambil tersenyum dan tidak sempat menjawab karena ayahnya lebih dulu menyela. "S
Terakhir Diperbarui : 2026-08-16 Baca selengkapnya