Bara Nareswara POVSetelah selesai manggung, malam ini akhirnya aku tumbang juga. Aku memerlukan bantuan Mas Tri untuk membubuhkan tato semi permanen di leher, punggung, hingga dada bagian depanku dengan minyak kayu putih serta uang koin logam. Dua malam aku tidur di rumah sakit. Lebih tepatnya di depan ruang ICU, benar-benar membuat kondisi tubuhku drop. Berkali-kali aku mengajak Mikha untuk tidur di kamar perawatan biasa milik Eyang Yuni yang sudah di booking oleh keluarganya, namun Mikha menolak secara tegas. Alhasil, inilah saksi bisu pengorbananku untuk Mikha."Lo ngapain sih, Bar sampai masuk angin begini?" Tanya Mas Tri sambil mengerik punggungku dengan uang koin."Biasalah, Mas. Umur makin tua, badan enggak bisa
最終更新日 : 2026-07-23 続きを読む