"Capek?" Loli berbisik padaku, mungkin dilihatnya wajahku sudah pucat, aku hanya mengangguk pelan. Saat para tamu sedang menyantap hidangan, aku berdiri dan berjalan kearah kamar, Loli membantuku. Setelah berada dikamar aku langsung berbaring, perutku sepertinya kram, aku butuh istirahat sebentar. "Tidurlah, enggak apa-apa kok, nanti kalau ada yang nanya Lo, gue bilang Lo lagi istirahat." Loli berjalan ke luar dan menutup pintu kamarku. Tak lama, aku benar-benar terpejam dan tidur. Aku terbangun sore nya, ketika para tamu undangan sudah banyak yang pulang, hanya menyisakan keluarga dekat dan beberapa tetangga. Kulihat, mama dan mbak Rima masih ada, Loli juga masih disini. Di halaman depan Reza mengobrol dengan pak RT, namun Galih sudah tidak ada. Aku membuka ponsel, ada pesan masuk dari Galih. (Don, aku duluan ya, ada pasien. Tadi mau pamitan kamunya masih tidur) Langsung kubalas pesan Galih (Iya, thanks ya udah bantuin) Pesanku belum dibalas lagi, mungkin Galih sedang t
Last Updated : 2026-09-04 Read more