Aku memasukkan rokok itu ke dalam saku bajuku, lalu mengangguk, “Kalau begitu, aku mulai, ya.”Begitu tanganku baru saja menyentuh payudara Melly, dia langsung spontan mendesah. Aku pun reflek menutupi bagian selangkanganku, seluruh tubuhku terasa merinding dan lemas.Kevin tertawa canggung, “Dia terlalu sensitif, jangan dimasukkan ke hati.”“Nggak apa-apa, aku sudah lama di bidang ini, sudah banyak melihat orang seperti ini.”Aku meremasnya lagi dua kali. Ukurannya memang tak muat, meski ditampung dengan dua tangan. Benar-benar tak bisa kubayangkan betapa indahnya hidup Kevin setiap malam. Pantas saja dalam dua tahun pernikahan ini badannya semakin kurus saja.“Kak Hasan, aku keringatan. Bagaimana kalau atasanku dilepas saja?”Aku sempat terkejut. Ada rezeki seperti ini, mana perlu didiskusikan denganku?“Boleh, lepas saja kalau begitu.”Melly menarik-narik tali di bagian belakang atasannya, “Kak Hasan, bisa tolong bantu aku?”Aku pun langsung melepaskan ikatan talinya. Pergelangan ta
Magbasa pa